Posts

Showing posts from November, 2017

Pergi #2

Image
Setelah kemarin membahas mengapa harus pamit sebelum pergi, sekarang ingin rasanya membahas tentang mengapa seseorang harus pergi.  Coba ya... Setiap langkah kaki yang kita lakukan, berpindah dari satu tempat ketempat lain, pasti mempunyai alasan dan tujuan. Ga perlu dicontohin pasti dah pada tahu semua maksudnya apa. Lanjut Jika hari ini kamu berfikir untuk pergi dari suatu tempat, pastinya kamu punya alasan kenapa harus pergi. Misal, kamu ingin pindah dari satu rumah ke rumah yang lain, dari pekerjaan ini kepekerjaan itu. Alasan yang paling banyak muncul adalah ingin mengganti suasana. Artinya tidak jauh-jauh dari kata "bosan" atau kamu sedang tergoda dengan keindahan-keindahan yang lain. Padahal, untuk pindah itu perlu penyesuain, memulai lagi dari awal. Bisa saja yang tadinya terlihat indah luarnya, setelah kamu masuk terdapat banyak gangguan disana sini dan membuat kamu merindukan kembali tempat sederhana yang sudah kamu tinggalkan itu. Banyak hal yang mem

Pergi #1

Image
Pergi = bergerak maju meninggalkan suatu tempat (kbbi). Apa yang kamu rasakan ketika mendengar kata pergi? Yah, pergi itu identik dengan kata perpisahan. Bisa selamanya, bisa hanya sementara atau sesaat saja. Tergantung pada tujuan perginya untuk apa. Ketika aku menuliskan kata pergi pada mesin pencari google, banyak opsi hasil pencarian yang muncul. Terutama situs-situs agen perjalanan. Kemudian beberapa judul lagu, novel, dan film yang berhubungan dengan kata pergi. Misal "Selepas kau pergi, Biar aku yang pergi, Pergi untuk kembali, Separuh jiwaku pergi, Pergilah pergi, Bawalah aku pergi, Ketika mas gagah pergi, ... " banyaklah pokoknya pergi pergi pergi. Apa yang biasa kamu lakukan sebelum pergi? Umumnya, agar terlihat sopan kita akan meminta izin sebelum pergi, atau yang biasa kita sebut dengan pamit. Lalu mengucapkan salam. Tapi tidak jarang orang yang ketika ingin pergi, ya pergi begitu saja. Tanpa pamit tanpa salam. Tidak peduli betapa khawatirnya orang ya

Padang, Apa Kabar??

Image
Waahh pagi-pagi mata dah berair aja ni. Seperti biasa abis sholat subuh aku pasang headset lalu terbuai sama lantunan surat cinta dari Allah. Kali ini aku mendengarkan dengan full volume karena rasanya aku tidak ingin mendengar apa-apa pagi ini. Ciling clong (kira-kira bgitu bunyi ringtonenya) aku mengusap mata dan melihat pesan singkat dari seseorang. Aku lepas headset daaaann, baru lah terdengar suara lagu minang yang juga full volume speaker dari tetangga sebelah. Wuuaah daebak!! Seketika aku merindukan kota Padang dan semua harapan yang tertinggal disana. Aku tinggal dan bersekolah sampai lulus kuliah di Pekanbaru Riau. Walau sekarang aku terdampar di suatu daerah yang juga masi di kawasan Riau. Sejak sekolah sampai kuliah, ntah kenapa aku selalu dekat dengan kota Padang. Maksudnya ketika bersekolah, sekolahku selalu melakukan kegiatan di kawasan Sumatra barat itu. Satu tahun mungkin beberapa kali aku bolak balik kesana. Sampai aku kuliahpun, beberapa kali praktikum lapangan a

Galau Risau Kacau Balau

Image
Sebelumnya thx too Nana kecil yang dah bikin saya kefikiran untuk menulis tentang ini. Berawal dari say hello setelah lamaaa saya tidak memberi kabar. "Nana apa kabar?" "Galau" "Risau" "Kacau" "Balau" Yaahh, beginilah selalu jawaban mahasiswa tingkat akhir ketika ditanya kabarnya. Bahkan tak jarang kalau kita salah-salah tanya bisa bikin dia baper dan langsung deh doi update status galau tingkat dewanya 😄😀.. Sebenarnya bukan hanya nana dan kawan-kawan yang sedang berjuang menyelesaikan study untuk melanjutkan impian-impian yang lain, tapi juga banyak sekali orang yang mungkin saat ini sedang merasakan galau risau kacau balau itu. Tentunya dengan berbagai macam masalah berbeda sesuai dengan kapasitas masing-masing orang. Saya jadi teringat kata-kata seseorang. Katanya, salah satu cara agar kita bersyukur walau tengah dilanda masalah, adalah dengan cara mendengarkan cerita tentang masalah orang lain. Tentu saja saya suda

Kapan Kamu Akan Berhenti?

Image
Malam-malam ga bisa tidur, biasanya abis nulis bisa ngantuk ni.. coba yaa 😊 Kalau aku boleh tahu, sudah berapa tahun kamu diberikan kehidupan oleh Tuhan untuk berjalan di dunia ini? Lantas, hal menarik apa yang sudah kamu lakukan? Aku bertanya sama kamu, iya kamuu.. Karena sejauh yang aku lihat, kamu hanya menggantungkan kebahagiaan kamu kepada orang lain. Kapan kamu akan berhenti? Berpindah dari satu hati ke hati yang lain. Berpindah dari tertawa sesaat yang sini ke tertawa sesaat yang sana. Berbunga-bunga, lalu layu sampai kupu-kupu pun enggan untuk hinggap. Kapan kamu akan berhenti? Bahkan tak jarang kamu menyakiti perasaan orang yang pernah kamu singgahi. Seakan tak pernah terjadi apa-apa kamu pergi begitu saja meninggalkan segala janji dan angan yang pernah dengan senang hati kamu ucapkan. Kapan kamu akan berhenti? Apa kamu tidak bosan mencari, apa yang sebenarnya kamupun tidak tahu hal seperti apa yang membuat kamu bahagia selamanya? Kamu hanya memiliki rasa

My Impressive Neighbor

Halo, Kali ini mungkin agak berbeda cerita ya, aku tiba-tiba ingat seseorang yang aku kenal beberapa tahun yang lalu. Tapi kini kita tidak lagi pernah bertemu dan juga tidak berkirim kabar. Walaupun sebenarnya dia salah satu orang yang membuat aku terkesan tentunya. Sebenarnya kita kenal dengan cara yang cukup unik. Awalnya aku iseng jadi mak comblang, eh tahunya malah asik sendiri. Waktu berlalu, makin lama aku makin lupa niat jadi makcomblang 😁. Tapi paling tidak aku sudah menyampaikan salam dari si abang. Cuma ya, cerita tentang makcomblang ga seseru pembahasan kita yang lain 😊😊. Sampai pada akhirnya, si abang berhasil ngajak doi jalan. Cuma tetep, gue ngikuutt 😄. Sejak kita kenal cuma dari berbalas pesan, akhirnya kita ketemu di mobil si abang. Yaah walaupun aku duduk di jok belakang wkwkwk 😂. Waktu itu aku dikasih hadiah kartu perdana dengan nomor cantik sesuai angka favorit tentunya. Nomor yang bertaburan angka 7 di dalamnya. "Nih hadiah ulangtahunnya, susah ni