Posts

Wishlist 2019

Halo Assalamu'alaikum wr wb

Balik ke challenge akhir tahun ni.. kali ini tentang list harapan aku di tahun 2019 nanti.

Apa aja?

Cekedot

1. Umroh sama Suami

Tadi sambil nunggu waktu magrib, sambil cerita-cerita aku mainin hp suami. Tiba-tiba di salah satu timelinenya ada gambar kemegahan mesjid nabawi. Aku langsung narik nafas menahan rindu buat datang lagi kesana. Terlebih kerinduan berkunjung berduaan sama suami tercinta ๐Ÿ˜Š. Ngeliat aku yang tiba-tiba diem, dia langsung nanya "kenapa dek?". Aku langsung tunjukin gambarnya penuh harap "kesini yok!!".. ga diduga-duga ternyata dia juga punya cita-cita yang sama hihihi.. akhirnya kami sepakat deh buat jadiin tabungan prioritas buat umroh dulu kesana. Sebenernya si pengennya langsung berhaji. Tapi ngebayangin nunggu antrian yang 15 tahun, ya uda deh, prioritasnya umroh dulu. Haji nabung juga sambil nunggu 15 tahun itu.

2. Tahu semua masakan favorit suami dan cara memasaknya

Jangan baper yo dinda-dindaku sekalian. …

Best Moment in 2018

Assalamu'alaikum wr wb

Apa kabar?? Lama ga ketemu ya.. sampe berkarat ni blog ga kunjung di urus urus lagi. Maklumin aku yang tengah dimabuk cinta ☺. Yap! Tanggal 21 Desember lalu, aku baru saja melangsungkan akad nikah dan dilanjutkan dengan rangkaian resepsi pernikahan sampai puncaknya tanggal 26 lalu. Kesimpulannya, LELAH sekali dindaaa๐Ÿ˜ฅ๐Ÿ˜ฅ.. Tapi yaahh, Alhamdulillah semuanya berjalan lancar sampai akhir. Walau sampe naik betis rasanya.

Ok lanjut ke tema challenge yang seperti biasa diakhir tahun kita mau nulis tentang best moment sepanjang tahun 2018 ini. Sebenernya selain acara ditahun ini, ga ada yang begitu jadi best moment si.. Yang ada, saat-saat melelahkan menghadapi tekanan kerjaan. Karena disepanjang tahun ini, aku ga ada libur. Kalaupun ada, dihabiskan dengan tidur atau nonton anime seharian. Pas milad tahun ini pun, ga ada yang istimewa. Bahkan ga istimewa sama sekali. Kagak ada yang ngucapin secara langsung ataupun ngasi hadiah. Kosong aja gitu..

Yyee malah curhat

All is Well

Image
Kalau sudah nonton film 3 idiot, mesti kalian ga asing kan dengan kalimat ini. Aku juga tahu nya dari film itu si pada awalnya. Kalimat yang seakan membuat kita merasa lebih baik.

Dua bulan belakangan ini, aku beberapa kali dihadapkan dengan sesuatu yang membuat batin terasa panas. Bergejolak. Sesuatu yang tidak ingin aku lakukan, terpaksa aku lakukan. Tapi tidak ada kata yang mampu terucap untuk melawan atau melakukan pembelaan. Ketidak nyamanan itu hanya bisa tersampaikan dengan keluarnya air mata. Sudah..

Tapi, diujung perjuangan melawan tekanan yang terus datang, seakan membuat keimanan semakin menghujam dalam. Yakin bahwa Allah ga akan pernah meninggalkan hambanya dalam kepayahan. Yakin bahwa Allah akan turun tangan ketika aku tidak lagi mampu bertahan.

All is well

Yah, semuanya akan baik-baik saja. Saat aku dirundung gelisah mendalam tentang pemotretan yang dilakukan dengan seseorang yang bukan muhrim. Fix, dalam prinsip yang aku pegang, aku tidak ingin melakukannya. Tapi jika …

Q n A

Image
Assalamu'alaikum wr wb . . .
Sekian lama tertunda, akhirnya terealisasi juga.. 
Ok ayok lah, yang mau nanya-nanya silahkan.. Boleh nanya apapun kecuali nanya seputaran identitas pribadi ๐Ÿ˜Š ( nanya tugas matematika SMA juga ga boleh ya, takut muntaber wkwkwk ๐Ÿ˜…).
Q n A di blog ini InshaAllah bakal terbuka seumur hidup ๐Ÿ˜ฎ๐Ÿ˜‰.. jadi kapanpun kamu mampir disini, dimanapun kamu, siapapun kamu, boleh deh nanya-nanya (paan si ๐Ÿ˜ด). 
Ok, yoooookkk

Without Allah I'm nothing

Image
Assalamu'alaikum wr wb..

Haloo, dah lama juga ya ga main challenge2an.. malam ini Alhamdulillah kita dikumpulin lagi buat ngebahas hal-hal yang InshaAllah bermanfaat dan positif tentunya ๐Ÿ˜Š. Kebetulan juga pada baru selesai UTS kan ya? Semoga yang kita bahas kali ini bisa kembali me refresh jasmani dan rohani (wkwkwkwk ๐Ÿ˜†) kita biar semangat teros.


Without Allah I m nothing,

Artinya kira-kira "tanpa Allah aku bukan apa-apa". Atau mungkin ada substansi lain tapi mengandung maksud yang lebih kurang sama saja.

Jujur kali ini aku bener-bener penasaran sama hasil tulisan Lianti, Nana, Nurul (kalo bisa bloger yang lain juga), tentang tema ini ๐Ÿ˜Š. Awalnya aku semangat waktu Nurul ngasih challenge ini, tapi ternyata berat juga ya hihihi.. Sambil nunggu mereka posting, ya udah coba yok aku bahas dari sudut pandangnya aku dulu.

Pernah ga kamu ada disatu posisi, dimana kamu ngerasa ga bisa apa-apa?. Lemah ga berdaya gitu. Aku pernah. Awalnya aku merasa bisa melawan. Aku marah sama…

Jangan Takut Jadi Orang Baik

Beberapa hari yang lalu, aku kebetulan baca sebuah artikel. Katanya, orang baik itu hidupnya sulit untuk bahagia. Kenapa? Karna orang baik ga akan bisa bersaing apalagi dizaman seperti sekarang ini. Dan si penulis artikel sepertinya sangat yakin dengan logikanya sendiri, yaitu orang baik akan selalu kalah.

Aku juga beberapa kali mendengar langsung orang-orang yang berkeyakinan sama dengan penulis artikel diatas. Ga jauh-jauh deh. Keluarga aku sendiri bahkan. Aku punya seorang kakak yang selalu menceritakan perkembangan anak-anaknya. Dia hafal bagaimana tingkah laku sosial anaknya. Ada satu orang anaknya yang dia cap "sulit berhasil". Katanya karna anaknya yang satu itu terlalu polos. Ga pandai bohong, dan selalu ngalah sama temen. Beda sama anaknya yang lain yang pandai bilang "enggak" sama temennya, berkelit, dll.

Satu contoh lagi ya biar real ๐Ÿ˜Š

Aku sendiri. Selalu dibilang bodoh sama orang rumah. Dari SD, SMP, SMA, aku selalu ada di 3 besar lho padahal ๐Ÿ˜…, tap…

Fanatik Boleh, Bego Jangan

Yah, satu tahun ini bisa dibilang aku sering mendengar atau membaca kalimat ini. Sebenernya kalimat ini ditujukan ke siapa si??

Ok, sebelumnya kita artiin dulu ya. Menurut gugel yang aku tanya barusan, fanatisme adalah faham atau perilaku yang menunjukkan ketertarikan terhadap sesuatu secara berlebihan.. biasanya orang yang fanatik ga lagi mau mendengarkan opini orang lain..

Ok mulai cerita dikit ni ye,

Ini udah agak lama si, waktu aku urut atau pijit sama bibik bibik gitu.. bibiknya datang pas adzan dzuhur.. aku bilang "bentar ya bik, saya sholat dulu". Bibiknya cuma manggut sekali. Aku kok jadi menangkap raut heran diwajahnya gitu. Waktu itu, aku ga berani ngajak bibiknya sholat, sorry..

Abis sholat langsung dah tuh urut urutannya. Biasanya memang kalau lagi urut, tukang urutnya mesti ngajak kita ngobrol kan ya, jadi ya sama bibik ini juga gitu. Sampai lah dia bilang "si anu itu ya golongan fanatik jugak tu". Aku ga bisa nulisin substansi omongan bibiknya ya. So…