Good Bye Letter


Assalamu'alaikum wr wb

Haloo,
Alhamdulillah sampai hari ini masih diberikan kekuatan untuk tetep menerima challenge. Tema malam ini sebenarnya cukup menguras otak. Walaw awalnya ini permintaan asal-asalan gueee 😠😣.. aahh ternyata rumit juga. Tapi tak pe lah, daripada fikiran melayang ntah kemana, baguslah dia disibukkan memikirkan ini dulu (iiihhaa πŸ˜„)..

Good bye letter,

Setelah tadi browsing buat nambah material tulisan, ternyata good bye letter juga bisa di sebut dengan  farewell latter. Di hasil pencarian google, kebanyakan isinya tentang surat pengunduran diri dari tempat kerja alias resign. Walau maksudnya aku tidak mencari good bye letter yang seperti itu, tapi mayan lah nambah pengetahuan tentang bagaimana cara nulis surat pengunduran diri hehehe😊.

Ok, karna moment nya malam ini pergantian tahun 2017 ke 2018, aku coba bikin good bye letter yang ditujukan pada si tahun 2017 ya.

Cekedot, aku usahain semoga ga baper dah 😁

Dear : Tahun 2017

Halo, 
apa kabar kamu yang akan segera pergi? Apa kamu bahagia melewati tiap detik disisa waktumu hari ini? Atau, kamu memilih untuk meratapi bahkan ketakutan karena kebanyakan orang bersuka ria menyambut penggantimu, dan segera menjadikanmu kenangan yang pada akhirnya terlupakan? 

Hhmmm...

kalo aku jadi kamu, mungkin saat ini aku tengah terisak menahan tangis. Yah, aku pasti merasa menjadi seseorang yang dicampakkan. Bagaimana tidak? Tahun lalu, tepat dimalam seperti ini, kebanyakan orang mempersiapkan pesta, kado istimewa, bersuka cita menyambut kedatanganku. Semuanya bersiap mengisi hari-harinya bersamaku dengan sejuta impian dan harapan. Tapi malam ini, semuanya berakhir dan semua orang bersiap menyambut kedatangan tahun yang baru.

Apa kamu baik-baik saja hai tahun 2017? Apa kamu tidak khawatir orang-orang akan segera melupakanmu setelah kamu pergi?

Kalo aku jadi kamu, mungkin aku akan merasa sangat ketakutan saat ini. Ditambah lagi, kalo tidak ada satu orangpun yang menggenggam tanganku yang setiap saat bergetar. Memelukku dan berkata "gwenchana, kamu pasti baik-baik saja, kami tidak akan melepasmu begitu saja, apapun yang terjadi, kami akan selalu menyayangimu, gwenchana".

Untuk kamu hai tahun 2017, aku sangat berterimakasih. Satu tahun ini cukup banyak memberikan pelajaran berarti. Tahun ini, adalah tahun pertama aku menjadi orang yang biasa saja. Aku bukan lagi seorang mahasiswa, juga bukan milik siapa2 selain orangtua. Ditahun ini aku banyak belajar menjadi seorang manusia yang sesungguhnya. Dimana aku harus bertahan dengan kondisi apapun. Berjuang untuk menggapai impian yang sesungguhnya.

Tahun ini, aku juga kembali hidup bersama seorang ibu yang lamaaa sekali aku tinggal. Bersyukur sekali rasanya bisa diberikan kesempatan untuk merawat ibu, dimarahi ibu, diselimutin ibu, dibangunin ibu, bertengkar, dll. Setelah aku tidak mempunyai banyak kesempatan untuk merawat seorang ayah dimasa tua nya.

Satu tahun ini juga aku bisa merasakan yang namanya meninggalkan dan ditinggalkan. Tahu bagaimana sakitnya berada di dua posisi itu. Tentu saja aku berusaha mensyukuri, paling tidak hati ku bisa lebih lapang dan terbiasa menahan beban.

Untuk kamu tahun 2017 tersayang, terimakasih sudah mempertemukanku dengan beberapa orang yang istemewa. Orang-orang yang mengajarkanku tentang sisi lain dari kehidupan ini. Tentu saja setiap orang yang kita temui adalah guru yang memberikan pengajaran walau hanya setetes ilmu. Semoga, pertemanan kami tidak berakhir seiring dengan kepergianmu malam ini. 

Dear tahun 2017,
Terimakasih sudah memberikan setiap waktu untukku satu tahun ini, semoga apa yang aku lewati bersamamu, bernilai berkah dilimpahi kebaikan disetiap detik, disetiap langkahnya. 

Maaf aku harus melepasmu malam ini, dan kita tidak akan bertemu lagi kecuali di ruang rindu dan di album kenangan. 

Terimakasih,

Nagisa

Ok, itu dia good bye letter versi sayyyaa malam ini, sebenernya masih pengen nulis banyak, tapi waktu challenge hampir habeess, wkwkwk.. semoga ini cukup untuk lulus ke challenge selanjutnya yoo .... ☺

Da daaahh

Comments

Post a Comment

Popular posts from this blog

Without Allah I'm nothing

Awak ni Apeelaaah

Hanya Perlu Terbiasa #part2